Pantun

  1. Share
    PANTUN bisa jenaka, tapi tak elok menjadikannya bahan untuk mengolok-olok. #fatwa #FrontPantunIndonesia
  2. Share
    PANTUN itu hasil dari sebuah proses kearifan pikir. Pantun itu tata krama berbahasa. #fatwa #FrontPantunIndonesia
  3. Share
    Sampiran dan isi dalam pantun itu seperti badan dan ruh. Jika tak serasi akan lahir sosok pantun yang timpang.
  4. Share
    Pantun yang sempurna itu misalnya: berakit-rakit ke hulu / berenang-renang ke tepian / bersakit-sakit dahulu / bersenang-senang kemudian
  5. Share
    Ada logika di sampirannya: berakit ke hulu? Itu berat kawan! Melawan arus. Kalau hanyut ke hilir itu ikut arus. Mudah.
  6. Share
    Berenang ke tepian? Sdh sampai tujuan, kita berenang saja ke tepian. Sebentar saja. Sampiran itu saja sdh cukup untuk menguatkan isi.
  7. Share
    Dan pantun tadi rimanya pun sempurna. Rima ada di tiap period, bukan hanya di ujung akhir larik. Beginilah pantun yg sempurna.
  8. Share
    Siapa mau bikin pantun yg hebat? Yang dibangun dgn logika kuat? Dan dengan isi pesan yg tak lekang oleh zaman?
  9. Share
    Pantun itu produk budaya asli Melayu, yg jd cikal bahasa Indonesia kita. Seperti jepang dgn haiku-nya.
  10. Share
    Pantun yg baik, seperti sajak liris. Pada yg kedua batas antara sampiran dan isi dibaurkan. Ditabrakkan. Dibancuh.
  11. Share
    Pantun menuntut kita menjadi pengamat alam yg cermat, dan pencatat perasaan yang peka. Keduanya sangat diperlukan.
  12. Share
    Dan pantun membuat kita awas dengan bahasa. Akrab dgn kata. Jika tdk, tak akan terhasilkan sosok pantun yg sempurna.

Gandhi

  1. Share
    1. Hari ini, di tahun 1948, Mahatma Gandhi ditembak mati. Orang2 HIndu esktrimis membencinya karena ia membuka hati utk orang India Muslim.
  2. Share
    2. Kata2 terakhirnya sebelum ajal: 'Hai, Ram': Ya, Tuhan. Bagi Gandhi, Tuhan adalah Tuhan dari semua agama.
  3. Share
    3. Umat manusia itu ibarat lautan, kata Gandhi. Jika ada beberapa tetes air laut yg kotor, tak berarti seluruh samudera juga kotor.
  4. Share
    4. 'I worship God as Truth only. I have not yet found Him, but I am seeking after Him.' – Gandhi.

Buku

Dari kecil saya memang suka anime. Makanya jangan kaget kalau sampai umur 20 lebih saya masih tetap suka baca manga.

Tapi kalau sama buku sih beda lagi ceritanya. Saya mulai suka baca buku itu waktu SMA. Tepatnya waktu dikenalin sama teman sebangku saya dengan tetralogi Laskar Pelanginya Andrea Hirata.

Entah kenapa sejak saat itu saya mulai rajin membaca. Mungkin karena sudah terlanjur jatuh cinta dengan kisah Laskar Pelangi series ya. Lebih-lebih Sang Pemimpi. Buku favorit saya sepanjang masa. *di sini ke-lebay-an dimulai* 

Dan kini, alhamdulillah, koleksi buku saya sudah lebih dari 30.

 

Bagaimana dengamu?

Berapa koleksi bukumu?

Berubah

Terkadang saya merasa semua orang berubah tanpa pernah sadar kalau saya sendiri juga berubah. Tapi memang agak sulit sih ya melihat perubahan diri sendiri. Makanya saya sering lupa kalau saya sendiri sebenarnya telah banyak berubah.

Sepertinya memang benar, satu-satunya hal yang tidak pernah berubah adalah perubahan. Iya kan? :)

 

“Everybody’s changing, and i don’t feel the same.”  - Keane

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.